Lima Manga dengan Fujoshi Sebagai Tokoh Utama nya
Fujoshi. Bayangkan apabila kamu adalah seorang yang sama sekali buta tentang anime. Apa yang kamu bayangkan begitu mendengar kata tersebut? Secara harafiah, fujoshi berarti wanita busuk. Apa yang kamu bayangkan begitu mendengar kata ‘wanita busuk’? Penampilan luarnya tidak enak dilihat? Begitulah biasanya image yang akan muncul di kepala orang-orang begitu mendengar kata tersebut. Akhir-akhir ini karakter fujoshi lazim ditemukan di manga ataupun anime, tetapi hanya menjadi karakter sampingan saja. Lalu apakah ada manga atau anime yang menjadikan seorang fujoshi sebagai tokoh utama? Tentu saja ada!
1. Tonari no 801-chan
Dibaca : Tonari no Yaoi chan yang berarti "Tetangga ku Yaoi-chan" merupakan internet manga berformat 4-koma (empat panel) yang dipublikasikan pertama kali pada tahun 2006. Manga ini bercerita tentang keseharian seorang laki-laki otaku bernama Tibet, biasa dipanggil Tibe-kun/Chibe-kun, bersama dengan pacarnya yang bernama Yaoi (disinyalir bukan nama sebenarnya). Seperti layaknya pasangan otaku, Tibet dan Yaoi awalnya bertemu via Internet, lalu berpacaran.
Yaoi yang biasanya manis, sering digambarkan berubah menjadi seekor monster berwarna hijau begitu membicarakan hal-hal yang menyangkut Boys Love. Manga ini pernah dibuat movie live action-nya pada tahun 2007 dengan Seto Koji sebagai Tibet. Manga ini sempat dikabarkan akan dibuat animenya, bahkan video preview berdurasi 90 detik pun sudah dibuat. Namun, pembuatan anime untuk seri ini akhirnya dibatalkan tanpa penjelasan lebih lanjut.
2. Watashi ga Motete Dousunda
Manga yang bercerita tentang fujoshi yang dikelilingi lelaki tampan ini adalah hasil karya seorang mangaka Boys Love, Junko. Makanya jangan heran kalau banyak adegan yang nyerempet-nyerempet di manga ini.
Serinuma Kae adalah seorang fujoshi. Memiliki ukuran tubuh gendut dan terkesan tidak merawat diri, penampilannya betul-betul menunjukkan image fujoshi yang dibayangkan kebanyakan orang. Kae diam-diam secara sepihak memasangkan (ship) kedua teman sekelasnya yang tampan dan populer, Igarashi Yuusuke dan Nanashima Nozomu. Rupanya Kae tidak sendiri dalam memasangkan kedua teman sekelasnya tersebut. Acchan, teman sekelas Kae, rupanya juga ikut berkhayal bersama Kae. Namun, kedua sahabat ini sangat berbeda baik dari penampilan maupun dari selera. Kae adalah 5 x 7 shipper, yang berarti bahwa dia menganggap Igarashi (5 = kanji Igarashi mengandung huruf δΊ” yang berarti 5) adalah seme. Namun sebaliknya, Acchan adalah 7 x 5 shipper, yang berarti dia lebih memilih Nanashima (7 = Nana adalah 7 dalam Bahasa Jepang) sebagai seme dalam hubungan fiktif tersebut. Dari segi penampilan pun, Acchan terlihat seperti siswi biasa dan bahkan sudah mempunyai pacar. Akan tetapi, mereka tetap saling mendukung satu sama lain layaknya sahabat.
Suatu hari, tokoh favorit dalam anime yang sangat disukai oleh Kae ternyata menemui ajalnya. Sedih karena ditinggal mati oleh husbando, Kae mengurung diri di kamar dan menangis selama seminggu. Sebagai seorang pelajar yang duduk di bangku kelas 2 SMA, tentu Kae tidak bisa berlama-lama mengurung diri. Kae akhirnya menguatkan diri dan mau keluar dari kamar. Namun, tidak makan selama berhari-hari dan stress karena terlalu sedih rupanya mengubah penampilan luar Kae. Kae yang awalnya gendut dan tidak enak dilihat, dalam sekejap berubah menjadi langsing dan memukau.
Penampilan Kae yang berubah 180 derajat menarik perhatian banyak orang, termasuk Igarashi dan Nanashima. Igarashi dan Nanashima yang selama ini bagaikan tidak terjangkau dan hanya dapat dilihat dari jauh oleh Kae, ternyata dengan suka rela mendekati gadis itu. Selain mereka berdua, ternyata ada dua orang lelaki lain yang juga menaruh perhatian pada Kae. Mereka adalah Mutsumi Asuka, senpai Kae di klub sejarah dan Shinomiya Hayato, kouhai Kae yang biasanya sangat dingin dan serius. Masalah dimulai ketika keempat lelaki itu memutuskan bahwa mereka tidak ingin lagi berteman dengan Kae, melainkan ingin menjadi pacarnya. Bagaimana cara mereka mengambil hati Kae, si fujoshi yang lebih senang melihat laki-laki mencium laki-laki lain daripada mencium dirinya? Siapa yang akan dipilih oleh Kae? Dan yang paling penting, apakah mereka masih akan tetap menyukainya setelah mengetahui bahwa Kae adalah seorang fujoshi?
3. Fujoshi Kanojo (Pacar Fujoshi)
Fujoshi Kanojo, sesuai dengan judulnya, bercerita tentang seorang mahasiswa yang mempunyai pacar seorang fujoshi. Ookawa Mutou, jatuh cinta kepada mantan rekan kerjanya saat baito, Ametani Yuiko. Saat menyatakan cinta, Ookawa salah mendengar jawaban Yuiko. Gadis yang lebih tua dari Ookawa itu menjawab “Tapi aku fujoshi” sedangkan Ookawa mendengarnya sebagai “Oke.”
Yuiko ternyata adalah fujoshi yang egois dan tidak segan-segan menyuruh pacarnya itu cosplay dan memasangkannya dengan sahabat lelakinya sendiri. Manga ini telah dibuat movie live action-nya pada tahun 2009 lalu. Tokoh Ookawa yang selalu tertindas dan baper sendiri diperankan oleh Daito Shunsuke.
4. Mousou Shoujo Otaku-kei
Mousou Shoujo Otaku-kei, atau yang lebih dikenal dengan judul Fujoshi Rumi, bercerita tentang seorang fujoshi bernama Asai Rumi. Dari luar, sekilas Rumi tampak seperti siswi SMA biasa yang manis dan menyukai seni. Namun sesungguhnya Rumi adalah seorang hardcore fujoshi. Anime favoritnya adalah Fullmetal Prince (parodi gabungan dari Fullmetal Alchemist dan Prince of Tennis).
Walaupun bercerita tentang Rumi, tetapi sering kali sudut pandang dari manga ini berpindah ke sudut pandang seorang siswa bernama Abe Takahiro. Abe sangat menyukai Rumi, namun gadis itu malah memasangkannya dengan sahabatnya sendiri, si playboy Chiba Shunsuke. Bagaimana perjuangan Abe memenangkan hati gadis pujaannya? Manga yang penuh dengan parodi anime lawas ini telah dibuat movie live action-nya pada tahun 2007 lalu.
5. F Ningyo
Manga yang juga dikenal dengan sebutan Funingyo ini bercerita tentang putri duyung bernama Mero. Seperti layaknya cerita putri duyung lainnya, Mero sama sekali tidak pernah berhubungan dengan dunia manusia. Pengetahuannya tentang dunia manusia dia dapatkan melalui BL manga (…heh?), sehingga dia berpikir bahwa dunia manusia penuh dengan percintaan antara laki-laki. Suatu hari, Mero bertemu dengan seorang peneliti bernama Tsubasa Reiji.
Tertarik untuk meneliti Mero lebih lanjut, laki-laki tersebut lalu membawa Mero ke dunia manusia dan menyuruhnya berpura-pura sebagai pacarnya. Namun, hal ini mengejutkan banyak pihak karena Reiji dikenal lebih mencintai ikan daripada manusia. Kemunculan Mero membuat rekan-rekan Reiji curiga. Sebaliknya, Mero merasa sangat senang karena akhirnya dia bisa melihat dunia BL (…oi). Manga berformat Internet Manga ini penuh dengan humor yang terjadi akibat kesalahpahaman antara teman-teman Reiji dan Mero.
Tidak ada komentar untuk "Lima Manga dengan Fujoshi Sebagai Tokoh Utama nya"
Posting Komentar