Review Shokugeki no Soma Episode 10

Episode Sebelumnya: Setiap murid harus menyiapkan 60 porsi untuk binaragawan yang hadir. Waktu masih tersedia. Siapa kah yang akan di singkirkan pada ujian malam ini?

Hidangan Ke-10 : "至上のルセット" (Recette Level Dewa)

Setelah menyelesaikan ujian memasak sebanyak 60 porsi, Souma menuju ke pemandian air panas. Namun di persimpangan dia menabrak Erina yang menggunakan Yukata (*cari di google klo gk tau apa itu Yukata). Souma meminta maaf, Erina kaget karena yg dilihat nya adalah murid pindahan yang dibenci nya itu (*benci = Benar-benar Cinta :v )  


Dengan nada amarah dia menyebut "Yukihira Souma", namun secara spontan dia menutup baju nya. Ya tentu saja Souma perhatian dengan bertanya bagian mana yang terluka, apakah kaki mu keseleo, tetapi Erina tidak ingin diri nya di sentuh. Erina Lengah, dia mengira tidak akan ada siswa yang datang ke pemandian air tersebut lebih awal karena siswa yang lain nya masih berjuang untuk menyelesaikan hidangan 60 porsi. 

Sementara terjadi percek-cok kan diantara mereka, asisten Erina datang (Hisako Arato). Dia bertanya kenapa Souma ada di tempat seperti ini, ya tentu saja dia menjawab bahwa dia mendorong Erina terdorong jatuh ke lantai (*dengan menghilangkan kata "Tidak sengaja"). Hisako menjadi panik dan beranggapan yang tidak-tidak. 


Erina marah dengan berkata jangan seenak nya jika ingin berbicara. Lalu dia mengusir Souma untuk segera pergi. Souma pun masuk ke pemandian air panas khusus pria. Di sana dia bertemu dengan Gin (profil nya bisa diliat di review saya yang sebelum nya). Ini orang ternyata badan nya muscle banget ya. Sayang nya kurang hairy (Fujo Asking: "emg Lu fetish Bang, sama body keg gtu? *run )
 

Setelah ku pikir-pikir wajah Gin ini mirip dengan karakter lain yang ada di manga. Tapi aku tidak ingat siapa nama karakter tersebut, yang aku ingat cuman manga nya, yaitu manga bara *gubrak* _

Souma kaget karena dia pikir orang ini adalah orang yang menakutkan, tapi ternyata tidak. Dia tipe orang yang pandai bergaul. Owh ia, ini baru keliatan dan aku baru nyadar, ini alis nya kog bercabang gitu ya. Mirip dengan Kagami Taiga di anime Kurobas. 


Souma mengira bahwa dia lah yang akan pertama kali berada di kolam pemandian panas ini. Gin menghibur bahwa Souma adalah murid yang pertama kali datang dan itu bisa dianggap sebagai kemenangan. Pada tahun lalu, ada seorang murid yang juga datang lebih awal, posisi nya sekarang adalah anggota komite elit kursi ke-7 (Isshiki-Senpai). Tiba-tiba, terlintas di benak Souma. Itu berarti, Erina lebih dulu menyelesaikan ujian pada malam ini. Souma terkalahkan. 


Gin berpendapat bahwa kecepatan bukan lah penentu dari segala nya (*entah kenapa, si botak ini tamvan sekali klo dari angle seperti ini //diguncang biar sadar), tapi sudah jelas bakat itu juga perlu digunakan. Gin melanjutkan ceritanya, pada saat kecil Erina pernah merasakan berbagai garam dengan mata tertutup. Hasilnya dia bisa menebak dari mana garam itu di produksi (*yg ini imposibru banget Gan, aku aja cuman bisa ngerasa, apa pun merk & bentuknya, yg aku tau garam itu asin, titik)


Pertemuan dan pembicaraan bersama Gin memberikan Souma pencerahan dan motivasi. Gin berpesan bahwa permulaan baru saja di mulai dan Souma harus menjaga kondisi fisik nya agar mampu bertahan selama kemping berlangsung. Mereka berjabatan tangan, takumi yang melihat hal itu menjadi takjub, dia dengan terburu-buru menghampiri mereka sementara Gin sedang beranjak pergi. Takumi kalang kabut bertanya, apakah kau tau siapa diri nya? Souma hanya menjawab bahwa dia adalah Doujima-Senpai. Takumi kembali bertanya, lalu kenapa kau dengan mudah nya berjabat tangan dengan nya? Mendengar nama "Yukihira," ekspresi Gin menjadi berubah drastis. Seolah-olah dia mengenal nama tersebut.(SPOILER: Gin Merupakan Senior Yukihira (ayah Souma). Yukihira adalah salah satu alumni 10 Dewan Komite elit)
*Cerita kemudian berpindah ke Sudut pandang grup gadis 
Yuuki, Megumi, dan Ryoko menyelesaikan ujian mereka kemudian mereka berendam sambil mengobrol santai lalu mereka masuk ke kamar. Yuuki sangat takjub melihat kamar mewah yang akan mereka tempati dan hei, ini pertama kalinya Yuuki terlihat dalam versi rambut terurai. Tuhan, dia imut sekali .... *pengen nyulik


Tadi nya ku kira hanya mereka bertiga, ternyata penghuni asrama bintang polar berdatangan di kamar tersebut. 4 orang bermain kartu, dan mereka hanya bertahan selama 2 menit, ketiduran. Si megumi tidak merasakan kantuk dan menceritakan kepada teman-teman nya bahwa kepercayaan dirinya semakin meningkat dan ia ingin bisa lebih lama bersama mereka. Dia berusaha akan melakukan yang terbaik di akademi. 


*Berlanjut di hari ke-2

Di hari ke-2 ini Souma & Megumi berada di bawah pengawasan Kojiro, salah satu alumni 10 komite elit. Tugas nya adalah memasak hidangan sesuai pilihan Kojiro dan yang lebih parah pada kali ini adalah, mereka harus memasak per individu, bukan membentuk tim seperti pada hari pertama kemarin. Masing-masing dari siswa akan menyiapkan hidangan nya sendiri, hidangan harus disiapkan dengan tidak melebihi 180 menit.


Ketika Kojiro menyatakan bahwa tugas dimulai, semua siwa berebut untuk mengambil bahan, mereka bertengkar, saling mendorong, melakukan tindakan kekerasan, megumi terdorong dan membuat nya jatuh, dia takut. Semua orang menjadi liar. Tekanan nya pada hari ini lebih buruk dari yang kemarin. Meski begitu, demi impiannya Megumi tetap bangkit. Dia pun mengambil bahan-bahan tersebut, yang tersisa adalah bunga kol. Namun, yang tersisa hanyalah bunga kol yang warna telah berubah (sama seperti hal nya dengan terung dan apel, jika terlalu lama dibiarkan akan menyebabkan daging nya berwarna coklat). 


Mencoba untuk meminta bantuan kepada Shouma, namun dia teringat bahwa berbagi informasi adalah menyalahi aturan. Megumi pun berniat menyelesaikan nya sendiri. Megumi akhirnya bisa menemukan cara untuk bunga kol yang telah berubah warna tersebut. Di sudut lain, ternyata Gin melihat sebentar apa yang dikerjakan Souma, kemudian dia pun pergi. 


Pada tugas kali ini, Souma berhasil. Namun Megumi gagal. Megumi, dengan nada yang terbata-bata bertanya, "Kenapa hidangan ku tidak bisa diterima?" Kojiro menjawab bahwa, bunga kol yang digunakan Megumi telah direbus dengan cuka. Sedangkan dalam resep membuat recette, tidak ada keterangan kau boleh menggunakan asam. Mendengar Megumi di keluarkan, Souma menjadi marah, dan bertukar pendapat dengan Kojiro, tapi tampak nya Kojiro memang keras kepala. Kemudian Souma menantang Kojiro di Shoukugeki, dengan pertaruhan predikat lulus Tadokoro Megumi.



Apakah dia berhasil? Hasil nya adalah Seri. Kojiro menarik kata-kata ny kembali, Megumi kemudian pun diizinkan untuk mengikuti kemping kembali.

Tidak ada komentar untuk "Review Shokugeki no Soma Episode 10"