Aku no Hana Ch.010: Melancholy and Ideals


Diruang kelas pak guru mengabsen para siswa.
"Eguchi"
"ya"
"Ueda"
"ya"
"Ono"
"ya"
"Kasuga"
........<p>"kasuga"
"i,,, ya" jawab kasuga terkejut karena dia baru melamun memikirkan
kata kata Nakamura.
"berhenti melamun..!!!"
"Kinoshita"
"ya"
Kasuga masih mengingat ingat kata kata Nakamura (Chapter 009 *Sc Alive).
Saat Kasuga melamun tiba-tiba Nakamura yang duduk dibelakangnya,
menendang kursi Kasuga.
Kasuga menoleh kebelakang.
Nakamura hanya tersenyum.
"saeki tidak berangkat, karena sakit"
Kasuga hanya diam dengan perasaan campur aduk melihat kearah kursi
Saeki yang kosong.<p>"Shimoyama"
"ya"<p>"aaaa, cintamu tidak berangkat ya?" goda Yamada.
"aku kesepian,,,, ayo katakan itu" canda Yamada lagi.
"berisik kau" kata Kasuga.<p>Teman Kasuga dibelakang Ai menguap karena bosan akan pelajaran.
Sementara Ai memperhatikan Kasuga.
"saeki, tidak mungkin seperti itu, saeki bukan orang seperti itu" Batin Kasuga.
"dia seorang malaikat, dia seorang aria, Nakamura hanya membohongiku"
Batin Kasuga terus menerus sambil menuruni anak tangga sepulang
sekolah.
"Kasuga..." panggil Ai dari belakang yang membuat kasuga kaget.
"Kinoshita...ada apa?" Jawab Kasuga.
Hey Kasuga, apa yang kau lakukan pada Nanako?" tanya Ai.
"eh...." kasuga kaget takut.
"pada Saeki... Tidak ada...." jawab Kasuga terkejut.
"semalam aku menerima telefon darinya, dia menangis" jawab Ai.
"aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi, aku tak percaya kau
membuatnya menangis" kata Ai.
"ini, hasil hari ini, aku percayakan kau untuk mengantar ini padanya,,
sampai jumpa.." pinta Ai.
"aaa...." kasuga gugup.
Ai langsung pergi.
Dibalik pintu terlihat Nakamura mendengarkan percakapan mereka.<p>
Kasuga telah berada di depan rumah Saeki.
Kasuga teringat ingat kata kata Ai.
"aku selalu berhenti disini setelah pulang dari toko buku, manamungkin
aku ragu untuk memencet belnya, senang bertemu denganmu, aku kasuga"
batin Kasuga tak tenang.
Kasuga mengatur nafasnya.
"Kasuga" kata Nakamura yang tiba tiba datang dibelakang Kasuga.
"Nakamura, sedang apa kau disini??" kata Kasuga sangat terkejut.
"apa kau datang untuk 'berhubungan' dengan saeki??" kata Nakamura.
"setelah kau tahu, kau langsung pergi ke depan pintunya" kata Nakamura lagi.
"nakamura...!!" teriak Kasuga.
"itu lebih dari cukup, jangan ganggu aku lagi, jika kau menghina saeki
lagi, aku tak akan memaafkanmu" bentak Kasuga marah.
"menghina?, aku tidak merasa melakukannya" kata Nakamura.
"kau melakukannya..., itu bohongkan? Bahwa saeki ingin
'melakukannya'..kau benar benar menghinanya" tegas Kasuga.
Lalu Nakamura jongkok,
"itu benar, saeki ingin 'berhubungan' terlalu buruk jika ia tidak bisa
melakukan lagi, kau mengatai aku menghinanya, kasuga kau tidak peduli
sesuatu sperti 'berhubungan, kau benar benar bodoh" kata Nakamura.
"mengapa kau tidak melihat dirimu di depan kaca, aku bisa melihat itu
semua, termasuk apa yang berada dibalik pakaianmu, kecerobohanmu
semuanya..." kata Nakamura sambil menarik dasi Kasuga.
"semoga beruntung" kata Nakamura bisik Nakamura ditelinga Kasuga.
Lalu Nakamura memencet bel dan Lari meninggalkan Kasuga.
"Halo siapa ini" kata suara dari speaker bel.
Kasuga benar benar gugup.
"ah, ah,,,".
"hasil untuk nanako, aku disini membawanya untuknya" jawab Kasuga.
"ya, terimakasih" kata orang dibalik speaker.
kasuga melirik Nakamura yang sembunyi sambil melambaikan tangannya
pada Nakamura.<p>
"maaf menyusahkanmu" kata ibu Saeki.
"ah, tidak,, maksudku namaku Kasuga." jawab Kasuga.
"senang berkenalan denganmu, silahkan masuk" kata Ibu saeki tamah.
"eh, ah ya," kata Kasuga ragu.<p>"nanaku aku masuk" kata ibu saeki.
"Temenmu membawakan hasilmu" kata ibu Saeki.
Terlihat saeki sedang membaca buku pemberian Kasuga di tempat tidurnya.
"kyaa,,, kasuga mengapa?" teriak Saeki sambil menarik selimutnya.
"seperti yang kukatakan, dia membawakan hasil ulanganmu" kata ibu
Saeki tersenyum.
"baiklah lalu" kata ibu Saeki.
"ah, permisi, terima kasih" kata kasuga.
"apa kau demam" tanya Kasuga.
Mereka ber dua saling diam.
"um, saeki, aku mendengarnya dari Kinoshita, bahwa kemarin kau
menangis, ada apa? Apa ada yang salah, jika aku bisa membantu dalam
hal ini bicaralah padaku"
tiba-tiba saeki menyingkapkan selimutnya dan duduk dipinggiran kasur,
"kasuga duduklah disini" kata Saeki dengan malu.
Kasuga tampak malu,
"tolonglah" kata saeki.
Lalu kasuga duduk disebelah Saeki, dan saeki tiba tiba memegang tangan Kasuga.
"kita berdua sedang menjalin hubungan bukan?"
"menjalin hubungan, apa yang kau pikirkan mengenai hal ini?" kata Saeki.
"kasuga, jika ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku, katakanlah
padaku sekarang" pinta Saeki.
Kasuga hanya bengong

Tidak ada komentar untuk "Aku no Hana Ch.010: Melancholy and Ideals"